GALERI DPRD KOTA PEKANBARU

Komisi III Hearing Bersama Guru dan Disdik Pekanbaru, Bahas Kabar Pemotongan Insentif Guru

13 September 2018 | 11:07:13 WIB

Komisi III Hearing Bersama Guru dan Disdik Pekanbaru, Bahas Kabar Pemotongan Insentif Guru
Ket Foto : Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru beserta anggota menerima kunjungan tenaga guru honorer

PEKANBARU - Adanya kabar yang menyebutkan dipotongnya intensif para guru honor kota Pekanbaru yang membuat mereka ketar ketir, dibantah oleh Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal. Disdik berjanji tetap membayarkan insentif perbulan Rp 600 ribu kepada 350 guru honor, dari jumlah 1.200 guru honor yang ada di Pekanbaru. Selain itu, Disdik berjanji akan memperjuangkan, status guru honor komite menjadi guru honor Pemko Pekanbaru.
 
Hal itu disampaikan oleh Kadisdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal di depan Komisi III DPRD Kota Pekanbaru pada Rabu (5/9/2018) yang lalu. 
 
Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal mengaku, sangat menyayangkan permasalahan ini sampai ke mana-mana. Harusnya, para guru honor mempertanyakan kebenaran pemotongan tersebut kepada dirinya. Sebab, untuk pembahasan APBD-P saja belum tuntas.
 
"Saya ini-kan bapak mereka. Tanyakan apakah benar atau tidak informasi pemotongan itu. Tidak ada wacana pemotongan itu sama sekali," sebutnya.
 
Jamal menegaskan akan meningkatkan status 350 guru honor tersebut, diutamakan guru honor komite.
 
"Angka Rp 1,5 juta perbulan itu, baru segitu kami sanggup, tapi saya akan berjuang. Tapi semua tergantung keuangan daerah," katanya.
 
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz ST menjelaskan, hasil hearing tersebut memutuskan, bahwa insentif guru honor yang dikabarkan dikurangi karena alasan rasionalisasi, tak jadi dipotong.
 
"Dengan demikian, maka insentifnya bisa naikkan menjadi Rp 1,5 juta perbulan. Tapi ini akan diusulkan dalam APBD 2019. Sedangkan tahun 2018 ini, insentif mereka tetap dibayarkan Rp 600 ribu per orang, melalui usulan APBD-Perubahan. Pembahasan anggarannya kini sedang diproses," kata Zulfan
 
Dengan keputusan tersebut, pihak DPRD bersyukur, karena Disdik ternyata tetap memperhatikan nasib guru honor tersebut.
 
"Tapi soal perubahan status guru honor ini, yang pendidikannya Sarjana (S1), dan masa kerjanya sudah lama. Semoga ini bisa terwujud sesuai harapan," tambahnya. 
 
Untuk melihat bagaiman jalannya hearing dengan DPRD Pekanbaru tersebut, Sekwan DPRD Pekanbaru bekerja sama dengan Redaksi Indoriau.com menyajikan galeri foto kegiatan yang dimaksud. galeri
 
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Darnil saat menyampaikan pendapat saat Hearing
 
 
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Darnil saat menyampaikan pendapat saat Hearing
 
 
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz ( Kanan) memimpin hearing bersama guru honor dan disdik pekanbaru
 
 
Suasana Hearing
 
Para guru, anggota Komisi III dan Disdik pekanbaru yang hadir pada saat hearing

 

Akses Indoriau.com Via Mobile m.indoriau.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker