Tertangkap Nyabu

Oknum Pejabat BOB Dilimpahkan ke PN Siak

16 April 2018 | 10:02:11 WIB

Oknum Pejabat BOB Dilimpahkan ke PN Siak
Ket Foto : Jaksa Pidum Kejari Siak menerima tahap II perkara narkotika sebanyak 5 tersangka, termasuk oknum pejabat BOB inisial PR (36) dari Satres Narkoba Polres Siak

SIAK, INDORIAU.com - Oknum pegawai Badan Operasional Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako - Pertamina Hulu, inisial PR sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak. Pelimpahan tersebut beserta dengan 4 tersangka lainnya, yakni Wr, AR, HR dan MLG.
 
Pelimpahan tersebut diterima oleh Kasi Pidum Kejari Siak, Juprizal melalui jaksa fungsional Tian Andesta, SH, MH. Selain para tersangka juga barang buktinya. Dalam waktu dekat pihaknya bakal melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Siak Sri Indrapura.
 
"Berkasnya sudah P21, tadi pihak kepolisian sudah melimpahkan ke kita," kata Kasi Pidum Kejari Siak, Juprizal, Kamis (12/4/2018).
 
Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Barliansyah melalui Kasat Narkoba Polres Siak, AKP Herman Pelani mengatakan, ke 5 tersangka tersebut sebagaimana laporan polisi tentang dugaan Narkotika. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112, jo pasal 127 (1) huruf a jo pasal131 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
 
"Ya, benar perkara ini sudah tahap II. Sehingga sudah kita limpahkan kepada Kejari Siak. Proses pelimpahan tersangka aman dan terkendali," kata dia.
 
Sebelumnya diberitakan, PR (36) merupakan anak petinggi BNK Siak. Ia ditangkap Satres Narkoba Polres Siak pada Selasa (3/1) pukul 00.30 WIB di Komplek Perumahan BOB Wisma Merempan B, Kamar nomor 1, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. PR menjabat sebagai kepala Administrasi Production BOB.
 
Ia ditangkap bersama temannya, Wr (39). Wr seorang buruh, tinggal di Tampan, Kota Pekanbaru. PR juga warga kecamatan Tampan, kota Pekanbaru.
 
Saat ditangkap Satres Narkoba Polres Siak di perum BOB tersebut, PR dan Wr diduga sudah menggunakan Narkoba jenis sabu. Dalam rencananya, keduanya kembali memakainya di mess perusahaan minyak tersebut.
 
"Kami sudah membuntutinya sejak di KM 11 Koto Gasib. Dia mengendarai Mobil Ford Ranger dari arah Pekanbaru menuju kompleks BOB. Dia mengendarai mobil itu kencang sekali," kata AKP Herman Pelani kepada Tribun.
 
Mobil yang dikendarai PR itu langsung menuju Wisma Marempan B, dan masuk ke kamarnya. Saat itu, tim Opsnal yang dipimpin AKP Herman Pelani langsung menggerebeknya.
 
"Ada apa ini Pak? Ada apa ini Pak?," kata PR kepada anggota polisi, sebagaimana diceritakan AKP Herman Pelani.
 
Saat itu, PR dan Wr tidak melakukan perlawanan. Apalagi sudah ditemukan barang bukti berupa 1 paket sabu dan 1 kotak rokok U mild. Mobil yang dikendarainta Ford Ranger hitam BM 8642 DF sekaligus diamankan ke Mako Polres Siak.
 
Barang bukti berupa 1 paket di dalam kotak rokok U mild itu dipegang oleh War. Saat diinterogasi, Wr mengaku barang haram itu milik PR. PR pun mengaku, barang haram tersebut dibelinya di Kampung Dalam, Pekanbaru, untuk dikonsumsi sendiri. Namun dia tidak mengatakan, kepada siapa sabu-sabu itu dibelinya.
 
Setelah ada pengakuan tersebut, kedua pelaku digelandang ke Mako Polres Siak. Hingga saat ini, keduanya sudah berada dalam tahanan Kejari Siak. tsc
 
Akses Indoriau.com Via Mobile m.indoriau.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker